Tuesday, 4 April 2017

Jalan Tak Mulus Liverpool Ke EPL Tahun Depan

Liverpool saat ini berada di posisi yang cukup bagus untuk menyelesaikan kompetisi di posisi keempat EPL. Saat ini mereka sudah mengumpulkan 59 poin dari 30 pertandingan. Jika bisa menyapu bersih delapan partai tersisa, Liverpool akan lolos ke liga champions musim depan.

Delapan lawan yang akan dihadapi Liverpool di lanjutan EPL tahun ini bukanlah tim besar. Tidak satupun dari tim-tim ini yang ada di papan atas premier league tahun ini. Delapan tim ini adalah AFC Bournemouth (pringkat 14), Stoke City (11), West Bromwich Albion (8), Crystal Palace (16), Watford (9), Southampton (13), West Ham (15) dan Middleborough (19).

Sayangnya Liverpool sepertinya justru bermasalah saat menghadapi tim-tim semenjana. Saat berhadapan dengan sesama penghuni enam besar Liverpool tidak pernah kalah, tapi mereka tumbang lima kali menghadapi saat menghadapi tim kecil atau medioker. Lima kekalahan Liverpool musim ini datang dari Burnley, AFC Bournemouth, Swansea City, Leicester City dan Hull City.

Ketangguhan Liverpool tidak perlu diragukan melihat catatan lima kemenangan dan lima hasil seri saat menghadapi sesama klub besar. Sayangnya Liverpool punya masalah dengan konsistensi saat menghadapi tim semenjana. Masalahnya, konsistensi inilah yang saat ini diperlukan Liverpool agar bisa mengakhiri kompetisi di empat besar, karena delapan lawan yang menunggu di lanjutan EPL musim ini semuanya adalah klub semenjana.

Ada beberapa hal yang menguntungkan Liverpool. Mereka saat ini bisa konsentrasi penuh di EPL, tak seperti saingannya MU yang masih harus bertanding di liga Europa, atau Arsenal di piala FA. Dari sisi kebugaran juga Liverpool diuntungkan karena hanya tinggal memainkan delapan partai sampai akhir musim. MU dan Arsenal setidaknya masih harus memainkan sebelas partai.

Mungkin modal paling penting adalah performa terkini. Sejak awal Maret Liverpool mencetak tiga kemenangan dan satu hasil seri. Mereka harus meneruskan momentum itu untuk menundukkan lawan-lawan berikutnya di pentas EPL.


Referensi:
https://en.wikipedia.org/wiki/2016%E2%80%9317_Liverpool_F.C._season
http://www.skysports.com/liverpool-fixtures
https://www.google.com/search?q=epl+table&ie=utf-8&oe=utf-8&client=firefox-b-ab
http://www.skysports.com/arsenal-fixtures

Monday, 3 April 2017

Timnas U22 Menjalani Pelatnas Jangka Panjang

 JAKARTA– Pelatihan nasional tim nasional U-22 Indonesia di Spanyol berjalan lebih cepat dari agenda awal. Jika sebelumnya dijadwalkan akhir Mei, PSSI mengonfirmasi agenda ke Spanyol sudah dilakukan mulai 15 April sampai 9 Mei mendatang.

Timnas U-22 baru saja mendapat pengalaman berharga dari uji coba perdana dengan Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (21/3). Dalam pertandingan tersebut, Evan Dimas Darmono dkk dipaksa menyerah 1-3 oleh The White Angels, julukan Myanmar. Pelatih Timnas Luis Milla mengakui strateginya tidak berjalan baik pada laga tersebut. “Alasan kami memajukan pelatnas karena sebagai persiapan Islamic Solidarity Games(ISG).

Kemungkinan kami sampai di Spanyol juga masih akan melihat bagaimana penampilan di Azerbaijan,” ungkap Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI Hanif Thamrin, kepada KORAN SINDO, kemarin. Awalnya, agenda ke Spanyol dilakukan setelah timnas U-22 tampil pada ajang ISG 2017 di Azerbaijan, 12 Mei mendatang. Perubahan jadwal pelatnas di Spanyol secara otomatis pemainpemain yang dipanggil tidak akan ambil bagian di awal Kompetisi Liga 1 yang direncanakan kick-off pada 15 April.

Dengan begitu, klub-klub yang para pemain mudanya dipanggil mengikuti pelatnas jangka panjang di Spanyol harus menyiapkan pemain baru sebagai pengganti. Meski belum diumumkan secara resmi berapa total pemain yang dibawa dan siapa nama-nama yang diikutsertakan, kemungkinan besar Milla akan mempertahankan skuad yang dipanggil saat beruji coba melawan Myanmar. Ezra Walian yang sudah kembali ke klubnya, Ajax Jong, di Belanda, bertolak ke Spanyol dari Negeri Kincir Angin.

Asisten Pelatih Timnas U-22 Bima Sakti menjelaskan, dipertahankannya ke-27 pemain itu dengan harapan strategi dan skema yang akan diterapkan Milla bisa dipahami . Saat ini timnas U-22 juga terus melakukan berbagai evaluasi dari hasil uji coba dengan Myanmar. ”Untuk sementara belum ada (penambahan pemain timnas U- 22). Karena, pemain juga masih terus beradaptasi dengan instruksiinstruksi dari Milla,” tutur Bima.

Milla, menurut Bima, masih percaya terhadap pemain-pemain yang dipanggil pada seleksi tahap ketiga. Tapi, tak menutup kemungkinan ada perubahan, terutama jika ada pemain yang bagus tentu akan diberikan kesempatan. “Sekarang kami masih fokus dengan pemain yang ada saat ini. Ke-27 pemain ini kemungkinan besar yang akan dibawa ke Spanyol,” kata Bima. Pelatihan nasional jangka panjang di Spanyol memang sudah jadi agenda yang disiapkan PSSI sejak mengontrak Milla sebagai pelatih.

Rencananya ada empat kota yang akan disambangi skuad Garuda Mudadalam masa persiapan tersebut seperti Madrid, Murcia, Mallorca, dan Valencia. Empat kota yang dituju itu disampaikan Milla memiliki fasilitas latihan yang bagus. Kesempatan menjalani pelatnas jangka panjang dilakukan untuk memenuhi target yang dicanangkan PSSI kepada timnas U-22.

Pertama, Milla diberi target mengantar timnya menjadi juara SEA Games 2017 di Malaysia, Agustus mendatang. Kedua, bisa membawa Indonesia minimal empat besar pada cabang olahraga sepak bola di Asian Games 2018 di Tanah Air.

decky irawan jasri





JAKARTA - PSSI dikabarkan akan menanggung gaji pemain di klub yang memperkuat timnas. Kabar itu disampaikan GM Arema FC, Ruddy Widodo, yang pemainnya diambil tiga ke timnas U-22.
"Bagas Adi, Hanif Sjahbandi, dan Nasir, terpilih masuk timnas U-22. Ya mau tidak mau kami harus melepas mereka. Karena PSSI memutuskan menggelar pelatnas jangka panjang," ujar Ruddy Widodo, usai pertemuan klub Liga 1 dengan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru, di Makostrad, Jakarta, Kamis 16 Maret 2017.
Arema FC sebetulnya merasa berat harus kehilangan tiga pemain muda andalan. Apalagi PSSI tidak memberi toleransi, klub tetap harus mengontrak lima pemain U-23, kendati ada banyak pemain muda dalam pilar tim yang diambil.
"Ya aturannya di Liga 1 tetap. Setiap klub harus kontrak lima pemain U-23, dengan tiga orang harus bermain sebagai starter. Jadi kami harus cari lagi tiga pemain muda lagi untuk menggantikan mereka yang dipanggil ke timnas," ujar Ruddy Widodo.
Lalu bagaimana dengan pembayaran gaji pemain?
"PSSI bilang mau menanggung gaji pemain sesuai kontrak di klub. Artinya kami bebas tidak membayar gaji pemain selama dibutuhkan timnas," kata Ruddy Widodo.
"Jadi nanti kalau misalnya timnas U-22 ini selesai sampai SEA Games 2107 di akhir Agustus, berarti PSSI menanggung gaji pemain di klub sampai SEA Games selesai," kata Ruddy Widodo.*Ari DP








Kedua pemain muda Persib itu akan datang terlambat pada pemusatan latihan timnas Indonesia U-22.


OLEH    FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter Tim nasional Indonesia U-22 akan kembali menggelar pemusatan latihan di kawasan Karawaci, Tangerang. Pemain diharapkan berkumpul pada 31 Maret dan bisa memulai kegiatan pelatnas pada 1 April.
Namun, hal itu mungkin takkan terjadi pada Febri Hariyadi dan Gian Zola. Dua bintang belia Persib Bandung itu berpotensi terlambat gabung untuk mengikuti kegiatan timnas U-22 arahan pelatih Luis Milla.
SIMAK JUGA - Permintaan Khusus Timnas U-22 Di Spanyol

Hal itu disampaikan manajer klub Umuh Muchtar, yang menyatakan agak berat untuk melepas dua pemain muda andalan skuat Maung Bandung tersebut.
“Ya sudah ada pemanggilan terkait Febri dan Zola ke Timnas tanggal 1-5 (April) nanti. Saya minta balas ke PSSI agar dua pemain itu masuk tanggal 3 (April),” jelas Umuh seperti dikutip laman Simamaung.
“Keberatan, tapi ini untuk merah-putih (Timnas Indonesia), saya berikan,” sambung Umuh ketika ditanya terkait pelatnas jangka panjang timnas U-22 yang akan digelar di Spanyol, medio April nanti.
SIMAK JUGA - RESMI: Persib Daratkan Carlton Cole
Bukan tanpa alasan Persib akan telat melepas Febri dan Gian. Pasalnya, tim jawara Indonesia Super League 2014 tersebut akan menggelar peluncuran tim pada Minggu (2/4) esok, di Bandung.
Persib sendiri baru saja mendatangkan pemain tenar anyar yakni Carlton Cole. Penyerang yang pernah jadi pahlawan West Ham United itu melengkapi kedatangan Michael Essien yang lebih dulu didaratkan dengan status marquee player.

Read more at http://www.fourfourtwo.com/id/news/persib-bandung-agak-berat-lepas-febri-hariyadi-gian-zola-ke-timnas#lwuRjXgclgP0TMCX.99




JAKARTA – Klub peserta kompetisi Liga 1 bakal harap-harap cemas. Ini menyusul keputusan pelatih timnas Indonesia, Luis Milla, yang akan menggelar pelatnas jangka panjang untuk pemain timnas U-22.
Luis Milla mengungkapkan rencananya menggelar dua kali TC jangka panjang, setelah nanti selesai menetapkan 25 pemain yang masuk dalam skuat timnas U-22. “TC terbagi ke dalam dua tahap, TC pertama jangka panjang, TC kedua lebih panjang lagi,” Luis Milla, mantan pelatih timnas U-21 Spanyol itu
Saat ini Luis Milla masih menggelar seleksi tahap ketiga yang merupakan rangkain terakhir dari seleksi yang telah diselenggarakan sebelumnya. Seleksi tahap ketiga berlangsung di lapangan SPH Karawaci, Tangerang, Selasa-Kamis 7-9 Maret 2017.
Setelah itu Luis Milla akan menetapkan 25 pemain yang terpilih masuk dalam skuat timnas U-22. Timnas U-22 disiapkan untuk turun di SEA Games 2017 dengan target meraih medali emas.
Sebagai persiapan memenuhi target, timnas U-22 akan dua kali uji coba melawan Myanmar U-22, pada 25 dan 27 Maret 2017. Setelah itu main di Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 Azerbaijan.
Setelah dari Azerbaijan para pemain timnas U-22 berangkat ke Spanyol. Di Negeri Matador Luis Milla akan mengasah kemampuannya pemainnya selama satu bulan. Dari situ timnas U-22 akan main di kualifikasi Piala Asia U-23 218, 15-23 Juli 2017. Puncaknya nant di SEA Games 2017 pada 19-31 Agustus mendatang.*


http://www.koran-sindo.com/news.php?r=3&n=10&date=2017-03-25
http://www.topskor.id/detail/47938/Timnas-Pelatnas-Jangka-Panjang-PSSI-Tanggung-Gaji-Pemain-di-Klub
http://www.fourfourtwo.com/id/news/persib-bandung-agak-berat-lepas-febri-hariyadi-gian-zola-ke-timnas
http://eyesoccer.id/klub-liga-1-tidak-bisa-pakai-pemain-yang-terpilih-ke-timnas-u-22/

Sunday, 2 April 2017

Dua Jalur Sulit Bagi MU Lolos Ke Liga Champions 2017-2018

Jose Mourinho sudah memenangkan gelar perdananya bersama MU dengan menjadi kampiun piala liga musim ini. Kemenangan ini mungkin hanya sekedar gelar hiburan bagi MU yang tidak punya peluang realistis untuk memenangkan EPL musim ini. Fokus sekarang agaknya beralih ke upaya untuk lolos ke liga champions musim depan.

Ada dua jalur bagi MU untuk lolos ke UCL 2017-2018. Cara pertama adalah dengan menyelesaikan kompetisi EPL di posisi empat besar. Jalur alternatif adalah dengan menjadi juara liga Europa.

MU mungkin masih berpeluang cukup besar untuk masuk empat besar. Saat ini mereka berada di posisi kelima dengan raihan 53 poin. Secara matematis MU masih punya kans realistis untuk bersaing memperebutkan satu tempat di empat besar dengan Arsenal (51 poin) dan Liverpool (59 poin, tapi sudah memainkan dua pertandingan lebih banyak.

Masalahnya, lawan-lawan berat masih menanti di sis pertandingan MU di EPL musim ini. Pasukan mourinho masih akan berhadapan dengan Chelsea, Manchester City, Arsenal dan Tottenham Hospurs. Perhatikan jadwal dibawah ini.


5 April 2017Everton (H)
9 April 2017Sunderland (A)
16 April 2017Chelsea (H)
23 April 2017Burnley (A)
28 April 2017Manchester City (A)
30 April 2017Swansea City (H)
7 Mei 2017Arsenal (A)
13 Mei 2017Tottenham Hotspurs (A)
21 Mei 2017Crystal Palace (H)
Belum ditentukanSouthampton (A)

Jalur kedua bagi MU untuk lolos ke liga champions 2017-2018 adalah dengan menjuarai liga Europa musim ini. MU sukses melaju ke babak perempat final. Lawannya di delapan besar ini adalah klub Belgia, Anderlecht.

MU punya kekuatan yang cukup untuk menghadapi tim manapun di liga Europa. Hal ini dapat diliohat dari ranking UEFA klub-klub delapan besar liga europa musim ini. Ranking UEFA ini merefleksikan prestasi klub-klub ini di kompetisi antarklub Eropa pada lima tahun terakhir. MU saat ini berada di peringkat 19. Hanya satu klub yang puinya ranking leboh baik dari MU, yaitu Schalke 04.
KlubPeringkat UEFA
Schalke 0414
Manchester United19
Lyon27
Ajax Amsterdam28
Anderlecht31
Racing Genk43
Besiktas46
Celta Vigo61

Lawan-lawan yang akan dihadapi oleh MU semuanya bukan klub sembarangan. Tidak satupun dari klub-klub ini yang bisa diremehkan. Walaupun begitu, sejumlah lawan MU di EPL punya peringkat lebih mentereng, seperti terlihat dari tabel dibawah ini.

KlubPeringkat UEFA
Chelsea10
Arsenal11
Manchester City12
Tottenham Hotspurs20
Everton72
Southampton91
Swansea City93

Kesimpulannya, mungkin lebih bijaksana bagi MU untuk berkonsentrasi memenangkan liga Europa.

Referensi:
https://en.wikipedia.org/wiki/UEFA_Europa_League
https://www.premierleague.com/tables
https://www.premierleague.com/fixtures
https://www.premierleague.com/clubs/1/Arsenal/fixtures
https://www.premierleague.com/clubs/10/Liverpool/fixtures
https://www.premierleague.com/clubs/12/Manchester-United/fixtures
https://en.wikipedia.org/wiki/2016%E2%80%9317_UEFA_Europa_League
http://www.uefa.com/memberassociations/uefarankings/club/

Saturday, 1 April 2017

Brazil Sudah Lolos Ke Piala Dunia 2018 di Rusia

Sejumlah media atau situs menyebutkan bahwa Brazil "hampir pasti" lolos ke piala dunia 2018 Rusia. Pendapat yang keliru karena sebenarnya saat ini Brazil sudah lolos ke Rusia. Perhatikan saja klasemen kualifikasi piala dunia 2018 zona Conmebol ini.

1Brazil14103135-1033
2Kolombia1473418-1524
3Uruguay1472526-1723
4Chile1472524-1923
5Argentina1464415-1422
6Ekuador1462623-2020
7Peru1453622-2318
8Paraguay1453613-2118
9Bolivia14311012-3210
10Venezuela14131017-346

Ada empat tim yang lolos ke piala dunia 2018 dari zona Conmebol ini. Tim peringkat kelima mendapat kesempatan play-off. Dengan sisa empat partai, masing-masing tim masih punya kesempatan untuk menambah 12 poin lagi.

Pihak yang berpendapat Brazil belum lolos tentunya beranggapan posisi Brazil di empat besar masih belum aman. Jika Kolombia, Uruguay, Chile dan Argentina memenangkan seluruh sisa pertandingan mereka dan Brazil kalah di empat partai terakhir, disangka Brazil akan menyelesaikan kompetisi di posisi kelima, sehingga belum pasti lolos ke piala dunia 2018. Saat ini poin Brazil adalah 33, masih dibawah poin maksimum untuk Kolombia yaitu 34, Uruguay 35, Chile 35 dan Argentina 34.

Skenario diatas tidak akan terjadi. Alasannya adalah karena Uruguay akan bertemu dengan Argentina pada 31 Agustus 2017. Ini adalah pertemuan antara dua tim penghuni lima besar klasemen sementara kualifikasi piala dunia 2018 zona conmebol.

Di sisa kompetisi ini Uruguay akan bertemu dengan Argentina dan tiga tim lainnya. Marilah kita anggap saja Uruguay akan mengalahkan tiga tim lain tersebut, dan menambah 9 angka ke perolehan poinnnya. Jika skenario ini berjalan, Uruguay memiliki 32 poin.

Begitu juga dengan Argentina, selain menghadapi Uruguay tim tango juga akan berjumpa dengan tiga tim lain. Kita anggap Argentina akan memenangkan seluruh tiga pertandingan menghadapi tim lain. Dalam skenario ini, point Argentina adalah 22 + 9, yaitu 31 poin.

Mari kita perjelas skenario ini. Brazil dengan 33 poin, Uruguay dengan 32 poin, dan Argentina punya 31 poin. Dari sini kita lihat tiga kemungkinan hasil partai Argentina melawan Uruguay, yaitu kemenangan untuk Argentina, seri, atau kemenangan untuk Uruguay.

Kita lihat skenario pertama: Argentina mengalahkan Uruguay. Dengan demikian Argentina punya 34 poin, Brazil punya 33 poin dan Argentina 32 poin. Brazil lolos ke piala dunia 2018 dengan mengakhiri klasemen di empat besar, karena total poinnya lebih baik dari Uruguay. Jika Chile dan Kolombia mampu melewati atau menyamai  33 poin milik Brazil, penghuni empat besar adalah Chile, Kolombia, Argentina dan Brazil.

Beralih ke skenario kedua: Argentina bermain seri dengan Uruguay. Dengan demikian Uruguay punya 33 poin, Brazil punya 33 poin dan Argentina 32 poin. Brazil lolos ke piala dunia 2018 dengan mengakhiri klasemen di empat besar, karena total poinnya lebih baik dari Argentina. Jika Chile dan Kolombia mampu melewati atau menyamai  33 poin milik Brazil, penghuni empat besar adalah Chile, Kolombia, Uruguay dan Brazil.

Lalu skenario ketiga: Argentina dikalahkan Uruguay. Dengan demikian Uruguay punya 33 poin, Brazil punya 33 poin dan Argentina 32 poin. Brazil lolos ke piala dunia 2018 dengan mengakhiri klasemen di empat besar, karena total poinnya lebih baik dari Argentina. Jika Chile dan Kolombia mampu melewati atau menyamai  33 poin milik Brazil, penghuni empat besar adalah Chile, Kolombia, Uruguay dan Brazil.

Demikianlah, apapu yang terjadi Brazil akan mengakhiri kompetisi di empat besar. Artinya, saat ini Brazil sudah lolos ke piala dunia 2018 di Rusia. Brazil adalah tim pertama dunia yang lolos dari kualifikasi piala dunia 2018.

Referensi:
https://soccer.sindonews.com/read/1192346/59/benamkan-paraguay-brasil-hampir-pasti-lolos-ke-rusia-1490756991
http://www.fifa.com/worldcup/preliminaries/southamerica/
https://en.wikipedia.org/wiki/2018_FIFA_World_Cup_qualification_(CONMEBOL)